Pengaruh Konektivitas Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Lampung: Perspektif Ekonomi Islam 2015-2024 223 122
DOI:
https://doi.org/10.56174/pjieb.v6i1.379Kata Kunci:
Infrastruktur, Pertumbuhan Ekonomi, Pariwisata, IslamAbstrak
Penelitian ini mengkaji secara mendalam bagaimana konektivitas infrastruktur berpengaruh terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi dan kinerja sektor pariwisata di Provinsi Lampung periode 2015–2024, dengan menjadikan perspektif ekonomi Islam sebagai landasan analitis utama. Data yang digunakan bersumber dari statistik resmi BPS, Dinas PUPR, dan Dinas Pariwisata Lampung, yang kemudian diolah melalui pendekatan kuantitatif menggunakan model Vector Autoregression (VAR), meliputi tahapan pengujian lag optimal, stabilitas model, kointegrasi, kausalitas Granger, serta uji stasioneritas pada tingkat second difference. Hasil estimasi menunjukkan bahwa model VAR berada dalam kondisi stabil dengan lag optimal 2 dan tidak menemukan hubungan kointegrasi jangka panjang maupun kausalitas yang signifikan antara variabel Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Wisata, dan Konektivitas Infrastruktur. Nilai koefisien determinasi sebesar 87,4% mengindikasikan bahwa konektivitas infrastruktur mampu menjelaskan sebagian besar pergerakan pertumbuhan ekonomi dan sektor wisata, meskipun secara parsial pengaruh konektivitas infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi bersifat positif namun tidak signifikan (koefisien 3,016), sedangkan terhadap sektor wisata bernilai negatif dan tetap tidak signifikan (koefisien -52,079). Ditinjau dari kacamata ekonomi Islam, temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan pembangunan infrastruktur fisik dengan penguatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola berbasis maqashid al-shariah antara lain keadilan sosial, kemaslahatan umat, dan pelestarian lingkungan untuk merespons risiko overtourism dan ketimpangan distribusi manfaat. Dengan demikian, berbeda dari studi konvensional, penelitian ini menawarkan pendekatan normatif-empiris yang menghubungkan kinerja infrastruktur dengan nilai-nilai syariah guna merumuskan rekomendasi kebijakan pembangunan regional Lampung yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang.
ISSN: 2807-1506





