Bias Psikologis Mahasiswa Generasi Z Muslim dalam Keputusan Investasi Cryptocurrency 276 164

Authors

  • Achmad Roziqin Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Khairunnisa Musari

DOI:

https://doi.org/10.56174/pjieb.v6i1.364

Keywords:

akuntansi mental, bias keakraban, bias atribusi diri, keputusan investasi, generasi z, mahasiswa, muslim, aset kripto

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan mendorong meningkatnya keterlibatan generasi Z dalam investasi aset kripto yang memiliki karakteristik risiko serta volatilitas tinggi. Studi ini mengkaji bagaimana keputusan mahasiswa generasi Z beragama Islam pada investasi cryptocurrency dapat dipengaruhi oleh mental accounting, familiarity bias, dan self-attribution bias. Pendekatan yang digunakan dalam studi adalah kuantitatif dengan desain kausal asosiatif dan teknik purposive sampling terhadap populasi infinit dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.  Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner digital dan diperoleh 32 responden yang selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linier berganda, setelah melalui tahap uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Untuk mengonfirmasi sekaligus mengembangkan investigasi terhadap hasil jawaban maupun hasil pengolahan data, studi ini melanjutkan teknik wawancara jenuh kepada responden. Studi ini menghasilkan kontribusi model sebesar 71,3%, di mana ketiga variabel eksogen (independen) tersebut secara statistik, baik secara simultan maupun parsial, memiliki signifikansi positif pada keputusan investasi cryptocurrency dengan dominasi familiarity bias dalam mempengaruhinya. Secara keseluruhan, temuan ini semakin menegaskan bahwa bias psikologis berperan besar dalam proses pengambilan keputusan investasi serta semakin menguatkan bahwa generasi Z muslim telah memiliki literasi keuangan digital dan berpartisipasi aktif pada instrumen keuangan digital modern.

Published

2026-01-30