Implementasi Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dengan Skema Self Declare pada Pelaku UMK di Wilayah Mojokerto

  • Abdul Halim Ekonomi Syariah, Fakultas Keislaman, Universitas Trunojoyo Madura
  • Muhammad Ersya Faraby Ekonomi Syariah, Fakultas Keislaman, Universitas Trunojoyo Madura

Abstract

Indonesia memilik penduduk Muslim terbesar, yaitu 245.97 juta dan 26,1 juta UMK dengan 4.38 juta orang bergerak di sektor makanan dan minuman. Kehalalan produk makanan dan minuman di UMK, seperti di wilayah Mojokerto, menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam memilih produk. Program SEHATI skema self declare dari BPJPH Kemenag RI memungkinkan pelaku UMK memperoleh sertifikat halal secara gratis. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan observasi, wawancara dan pendampingan sebagai data primer, serta buku, jurnal, dan website sebagai data sekunder. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi masalah pelaku UMK serta memberikan sosialisasi dan pendampingan PPH agar produk mereka dapat tersertifikasi halal. Hasil penelitian menunjukkan banyak pelaku UMK yang belum cakap digital, kurang pengetahuan, rendah kesadaran, dan menghadapi kendala dalam pengajuan SEHATI skema self declare. Temuan kebaruan dalam penelitian ini, yaitu perbandingan persamaan dan perbedaan pendampingan SEHATI skema self declare di Mojokerto dengan dua wilayah lainnya, seperti pelaksanaan oleh akademisi atau Pendamping PPH dan jumlah sasaran pelaku UMK. Implikasi SEHATI skema self declare di wilayah Mojokerto adalah peningkatan daya saing produk UMK, jumlah UMK bersertifikat halal meningkat dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang aman, bersih, dan halal. Kegiatan ini berlangsung dari September 2023 hingga Juli 2024, mendampingi delapan pelaku UMK di antaranya produk roti, makanan-minuman, dan produk masak lainnya. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengadakan evaluasi dan diskusi berkala setiap 6 bulan untuk mempertemukan para pelaku UMK di wilayah Mojokerto dan sekitarnya, serta mengadakan Forum Good Discussion untuk mempromosikan produk UMK antar wilayah jika ada kebutuhan produk yang tidak tersedia di wilayah asal pelaku UMK

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Muhammad Ersya Faraby, Ekonomi Syariah, Fakultas Keislaman, Universitas Trunojoyo Madura

Muhammad Ersya Faraby is a Lecturer at the Sharia Economics Undergraduate Study Program, Islamic Faculty, Trunojoyo University, Madura.

He is the supervisor of our research.

Published
2025-01-31
How to Cite
HALIM, Abdul; FARABY, Muhammad Ersya. Implementasi Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dengan Skema Self Declare pada Pelaku UMK di Wilayah Mojokerto. Perbanas Journal of Islamic Economics and Business, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 15-28, jan. 2025. ISSN 2807-1506. Available at: <https://joieb.perbanas.id/index.php/Joieb/article/view/288>. Date accessed: 12 may 2026. doi: https://doi.org/10.56174/pjieb.v5i1.288.